Bismillahirrahmanirrahim…
Gue
gk tau ya, kenapa ada keinginan gue untuk mengulas pembahasan masalah pacaran
dalam catatan gue kali ini,, padahal gk menutupi kemungkinan juga kalau suatu
saat nanti dan mungkin sekrang gue lagi pacaran,, tapi gkpp kali ya kita
sharing aja,, ini sedikit aja pandangan gue tentang bahasan itu, dan semua ini
terinspirasi dari guru gue ketika Beliau memberikan nasihatnya dulu pas gue
masih di pondok..
Semoga
bermanfaat Gan, khususnya buat gue sendiri, kita sama-sama belajar Gan,, salam
perdamaian.. ^_^.. selamat Membaca!
Apa yang ada dalam pikiran anda jikalau anda mendengar
kata PACARAN!??
Kata-kata itu sudah tidak asing lagi di telinga kita,
yaitu suatu hubungan asmara atau percintaan, dan bisa dibilang kasih dan sayang
antara kedua insan yang berlainan jenis. Akan tetapi tidak menutupi kemungkinan
didasari atas Nafsu!. Melakukan dan menyepakati suatu ikatan yang mereka buat
sendiri atas dasar rasa saling suka. Apakah ikatan dari agama,? Bukan!, apakah
ikatan dari keluarga,? juga bukan, dan apakah ikatan dari suatu adat/kebiasaan?
Bisa dibilang ya, bisa juga dibilang bukan!,
![]() |
Pacaran adalah suatu tradisi yang lebih banyak di anut
oleh anak-anak Muda yang melajang yang sedang menjalin hubungan asmara, yaitu
suatu kebiasaan yang bersal dari negara barat, yang sudah mengalir keseluruh
pelosok dan penjuru bumi semesta alam. Banyak mamfaat yang mereka dapatkan dari
pacaran yang mereka lakukan, yakni salah satunya ialah, meningkatkan rasa
kepercayaan diri seorang insan yang sedang dicintai oleh orang yang dicintainya
juga, akan tetapi mudharat/keburukan dari pacaran itu sendiri jauh lebih besar
dari pada mamfaat yang mereka dapat kan, baik dari segi kepribadian orang yang
menjalankan, adat-istiadat dan bahkan agama. Sama halnya seperti minuman Khamar
dan judi, (Ketika mereka bertanya kepadaMu tentang khamar dan judi, maka
katakanlah di dalam kedua itu terdapat dosa yang besar dan mamfaat bagi
manusia, akan tetapi dosanya lebih banyak/besar daripada mamfaatnya) Q,S
Al-Baqaroh:219.
Orang yang melakukan pacaran karena diawali oleh
ketertarikan terhadap lawan jenisnya, mungkin dimulai dari pandangan, kegiatan,
atau suatu peristiwa yang menyebabkan mereka tuk saling menyukai. Pada zaman
sekarang, banyak sarana tuk mengenal orang lain, khususnya dalam dunia maya,
melalui internet orang bisa melakukan perkenalan, janjian, bahkan bertatapan
muka, walaupun secara tidak langsung. Anda bisa renungkan dan pertimbangkan dari
point-point yang akan saya ajukan, yaitu: Ingat! 7 langkah menuju kepada PERZINAHAN.
1. Melihat
2. Tersenyum
3. Tertarik
4. Kenalan/ta'aruf
5. Janjian/bertemu
6. Sentuhan/pegangan tangan
7. Zina (Hubungan intim tanpa nikah)
Tujuh point di atas adalah kehidupan, yang sudah ada
disekeliling kita, tapi sudah sampai point keberapakah mereka lakukan,? atau
yang sudah kita lakukan??? Tuhan melarang sesuatu, karena didalam itu banyak
keburukan yang akan menimpa pelakunya, dan Tuhan memerintahkan kita untuk
mengerjakan sesuatu, karena dalam perintah itu banyak kebaikan dan faedah yang
kita dapatkan. Bukan tanpa alasan Tuhan memerintahkan sesuatu dan melarang
terhadap sesuatu yang DIA kehendaki. Tuhan tidak membutuhkan argumentasi,
seperti Iblis ketika berargumen kepada Tuhan karena keenggananya untuk bersujud
kepada manusia. Akan tetapi yang harus kita hadapkan adalah implementasi dari
suatu perintah, yaitu mendengarkan dan melaksanakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar